BudayaHiburanInspirasiNewsPendidikanTeknologi

Manfaat Bawang Merah dan Putih untuk Tanaman

Media Beritain | Kota Depok – Bawang merah dan bawang putih  merupakan bumbu dapur utama bagi rumah tangga masyarakat Tanah Air. Sebab, dua bumbu dapur tersebut digunakan pada hampir semua masakan Indonesia.

Karena penting digunakan dalam berbagai olahan masakan, dua bumbu dapur ini sering meninggalkan cukup banyak limbah yakni bagian kulitnya. Padahal, jika bisa diolah, kulit bawang putih dan bawang merah sangat berguna untuk tanaman.

Kandungan yang terdapat pada kulit bawang putih dan bawang merah memiliki tiga manfaat pokok untuk tanaman. Pertama, kandungan dalam kulit bawang seperti kalium, magnesium, fosfor dan besi dapat digunakan sebagai pupuk dan kesuburan tanaman.

Kedua, manfaat dari kulit bawang sebgai zat pengatur tumbuh eksternal. Dalam kulit bawang terdapat hormon auksin dan giberelin yang merupakan hormon pertumbuhan.  

Ketiga, kulit bawang juga dapat digunakan sebagai pestisida nabati atau pengusir hama alami. Hal ini karena kandungan senyawa acetogenin yang dapat menganggu serangan hama yang menyerang tanaman. Maka dari itu sangat disayangkan sekali jika kulit bawang dibuang begitu saja.

Berikut tips sederhana mengolah kulit bawang menjadi pupuk, pestisida dan ZPT alami, seperti yang Tim Redaksi Media Beritain kutip dari berbagai sumber.

Cara Mengolah Kulit Bawang

1. Masukan Kulit bawang ke wadah atau toples yang sudah disiapkan.

2. Tuang air cucian beras ke dalam wadah. Aduk campur dengan rata supaya unsur dari kulit bawang yang berguna bisa keluar.

3. Jika semua sudah tercampur, tutup dengan rapat wadah tersebut.

4. Kemudian simpan campuran itu ditempat teduh dan aman. Tungguh selama 2 hari sebelum diaplikasikan ke tanaman.

Cara Pengaplikasian ke Tanaman

Setelah proses penyimpanan, saring campuran itu menggunakan saringan ke dalam wadah. Selanjutnya, sisa dari kulit bawang jangan dibuang karena dapat dimanfaatkan sebagai kompos.

Ada dua cara dalam mengaplikasikan campuran tersebut, pertama dikocor untuk memberi nutrisi daun. Dosis yang digunakan untuk kocor adalah 20 hingga 30 ml per liter air, lalu siramkan ke media tanah tanaman.

Kedua, melalui spray untuk membasmi hama tanaman. Gunakan dosis 10 ml per liter air. Caranya cukup semprotkan ramuan tersebut ke bawah daun tanaman.  

Adapun waktu terbaik untuk menyemprot olahan kulit bawang sebagai pestisida adalah pagi sebelum pukul 07.00, sore hari setelah pukul 16.00 dan saat mendung atau tidak ada hujan setelahnya.

Bawang merah adalah zpt (perangsang tumbuh) alami yang lumayan kuat, ambil 6-10 buah lalu hancurkan untuk 1 liter air.

Rendam benih tanaman apa saja selama 6-12 jam jika mau ditanam, bisa membantu tingkat daya tumbuh. Juga bisa disemprot untuk membantu merangsang pertumbuhan tunas tanaman lain, dosisnya 200 ml – 400 ml untuk 1 tangki semprot.
Jika ditambah dengan bawang putih dengan jumlah yang sama, bisa sebagai fungisida organik dan pengusir hama.
Bisa juga dicampur dengan pupuk daun, tetapi proses untuk ZPT organik ini tidak boleh sampai busuk, dibuat langsung semprot, atau dimasukkan kulkas

KEGUNAAN BAWANG MERAH YANG LAIN :

Ambil 10 atau 15 siung bawang merah, blender hingga halus. Tambahkan air bersih 1 liter dan diaduk hingga rata. Saring larutan tersebut supaya terpisah dari ampasnya. ZPT alami siap digunakan.

Cara menggunakan :

1. Untuk penyemaian benih
            Rendam benih dengan air hangat kuku selama 3 atau 5 jam. Caranya dengan menambahkan 100 cc larutan air bawang dengan 1 liter air hangat kuku. Lalu tiriskan, dan benih siap untuk disemai.

2. Untuk penyetekan (Stek batang)
            Rendam bagian batang yang distek ke dalam 1 liter air bersih yang telah di campur dengan 200 cc larutan bawang merah selama kurang lebih 3 atau 5 jam. Kemudian tiriskan, lalu ditanam.

3. Untuk pencangkokan
             Oleskan larutan air bawang ( dengan perbandingan 1 liter air bersih + 200 cc larutan bawang merah ) pada bagian batang yang dicangkok, kemudian dibungkus dengan media tanah atau sabut kelapa.

4. Untuk bibit tanaman
             Bibit tanaman yang dipindah tanam dengan cara dicabut sering mengalami kerusakan akar. Untuk merangsang pertumbuhan akar baru diperlukan ZPT, caranya dengan merendam bibit tanaman selama 10 menit sebelum ditanam dengan 1 liter air bersih yang dicampur dengan 100 cc larutan bawang merah. 

Nah sobat Media Beritain, itulah tips yang bisa sobat sekalian peragakan langsung pada tanaman kesayangan sobat dirumah, selamat mencoba dan semoga bermanfaat 😉

Comment here

RSS5k
Facebook76k
Twitter27k
Pinterest6k
LinkedIn10k
Share
Instagram30k
Telegram29k
WhatsApp97k
× Hotline Beritain