Tarif Kereta Bandara Turun Jadi Rp70 Ribu



VIVA – Menteri Perhubungan Budi Karya akhirnya menurunkan tarif kereta bandara menjadi Rp70 ribu, dari tarif awal Rp100 ribu. 

“Sesuai arahan presiden Rp100 ribu kemahalan, kita ubah jadi Rp70 ribu,” kata Budi di Gedung Kemenko Maritim, Jakarta, Jumat 8 Desember 2017. 


Untuk menutupi gap biaya tersebut, Budi meminta PT Railink sebagai operator kereta bandara untuk mencari sumber pemasukan lain seperti iklan dan sponsor. 

“Kepada Railink untuk sementara minta penerimaan dari yang lain seperti sponsor, iklan, untuk konsumen kita berikan segitu (Rp70 ribu),” ujarnya.  Saat ini, PT Railink, tengah menguji coba kereta dengan trayek Stasiun Manggarai-Stasiun Bandara Soekarno Hatta itu. 


Rencananya, kereta menempuh rute Stasiun Manggarai, Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri, Stasiun Batu Ceper, Stasiun Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Namun pada tahap awal ini keberangkatan kereta dimulai dari Stasiun Sudirman Baru. Waktu tempuh hingga ke bandara diperkirakan sekitar 40-50 menit.

Semula, kereta dijadwalkan beroperasi pada 1 Desember 2017. Tetapi jadwal itu mundur menjadi 1 Januari 2018. Molornya kereta bandara beroperasi lantaran masih ada pekerjaan pembersihan stasiun dan hal lainnya.

Di Stasiun Sudirman Baru misalnya, kontraktor sedang menyelesaikan manuver tempat parkir.  

Kereta akan dilengkapi dengan pendingin udara (full AC), pengisi daya telepon seluler (charging port), toilet terpisah antara pria dan wanita.

Setiap kereta pun dilengkapi bagasi khusus untuk menempatkan barang bawaan, serta empat layar TV LED untuk hiburan dan informasi posisi kereta. Satu set terdiri dari enam kereta yang mampu mengangkut 272 penumpang.



Source link

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *