Pengadilan India bebaskan pasutri dari vonis membunuh putrinya


New Delhi (ANTARA News) – Pengadilan India, Kamis, menggugurkan vonis bahwa sepasang suami-istri yang berprofesi sebagai dokter gigi telah membunuh putri remaja dan asisten rumah tangga (ART) mereka dikarenakan kurangnya bukti material, kata pengacara mereka.

Putri mereka, Aarushi Talwar, ditemukan dengan leher dalam keadaan tersayat di rumah keluarga di pinggiran Noida, Delhi, pada 2008. Satu hari kemudian, jenazah asisten rumah tangga mereka, Hemraj, ditemukan di atap rumah yang sama.

Sebelumnya, pengadilan yang menyidangkan kasus tersebut menghukum kedua orang tua, Rajesh dan Nupur Talwar, setelah kepolisian menduga bahwa Rajesh telah membunuh putrinya dan ART mereka. Rajesh dilaporkan marah ketika ia menemukan keduanya dalam situasi memalukan. Pasangan orang tua itu, yang dua-duanya adalah dokter gigi, dijebloskan ke penjara untuk menjalani hukuman seumur hidup.

Namun, pengadilan tinggi menggugurkan putusan itu dengan mengatakan pihaknya merasa tidak puas dengan bukti yang ada. Pengadilan tinggi kemudian memerintahkan agar pasangan itu dibebaskan, kata pengacara mereka Tanveer Ahmed Mir.

“Pengadilan tidak menemukan bukti forensik ataupun material yang bisa meyakinkan bahwa pasangan Talwar telah membunuh putri mereka,” kata Mir kepada para wartawan di luar ruang sidang di kota utara Allahabad.

Kedua orang tua Aarushi telah membantah melalukan pembunuhan. Keduanya bersikeras bahwa mereka telah menjadi korban penyelidikan yang kacau serta pemberitaan media yang tidak adil hingga merugikan pembelaan mereka.

Kasus kematian Aarushi disebut sebagai jenis kejahatan yang lebih sering terjadi di daerah pedesaan yang konservatif di India. Di daerah-daerah seperti itu, pembunuhan dengan dalih menjunjung kehormatan merupakan aksi yang biasa terjadi.

“Akhirnya keluarga kami bisa memiliki kehidupan yang bermartabat. Pengadilan telah menyatakan fakta dan kebenaran,” kata saudara perempuan Rajesh Talwar, Vanda, setelah pengadilan tinggi mengeluarkan putusan.

Pada 2015, seorang wartawan yang meliput kasus pembunuhan itu menulis buku, yang mengungkapkan keyakinannya bahwa pasangan tersebut tidak bersalah.

Pada tahun yang sama, sebuah film Bollywood menggunakan kasus pembunuhan ganda serta penyelidikan yang bermasalah itu sebagai tema cerita, demikian Reuters.

(Uu.T008)

(Uu.SYS/A/T008/A/T008) 12-10-2017 23:18:57

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © ANTARA 2017






Source link

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *