Buka Turnamen International Junior Tennis Championship Widjojo Soejono MNC GROUP-Pelindo III di Surabaya, Hary Tanoe: Bangun Olahraga Harus Total




SURABAYA – Latihan, kompetisi, pelatih dan wasit andal, turnamen luar negeri dan dukungan media merupakan rangkaian yang tak terpisahkan dalam memajukan olahraga.

Begitu penuturan Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo saat membuka The 36th International Junior Tennis Championship Widjojo Soejono MNC GROUP-Pelindo III 2017 di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/10) pagi.

“Membangun olahraga harus totalitas, agar bisa menjadi industri, sponsor bisa masuk, atlet ada jaminan dalam berkarier,” ungkap pria yang lahir dan besar di Kota Pahlawan.

Sebagai bentuk komitmennya untuk membangun dan memajukan olahraga di Tanah Air, Hary Tanoe akan membantu mengangkat ajang tersebut di media massa. Seperti diketahui, MNC Group memiliki jaringan media terbesar dan paling terintegrasi di Asia Tenggara. Meliputi empat stasiun televisi nasional, televisi kabel, surat kabar, majalah, radio dan media online.

“Saya sebagai pimpinan MNC akan membantu dalam kapasitas saya di media, agar mereka bisa lebih terangkat dan berprestasi,” tutur Hary yang telah memberikan kuliah umum di lebih dari 170 perguruan tinggi se-Indonesia.

Dengan dukungan media massa sponsor yang datang. Dari sana peningkatan latihan, mendatangkan pelatih andal, mencetak wasit wasit andal, dan para pemain pun bisa mendapatkan penghasilan dan menjadikan olahraga sebagai profesi

Pada kesempatan tersebut, Hary menyampaikan apresiasinya kepada Jenderal (Purn) Widjojo Soejono yang menggagas International Junior Tennis Championship. Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak sosok yang peduli terhadap perkembangan olahraga Indonesia, termasuk tennis.

“Kita hormat dan menghargai Jenderal (Purn) Widjojo Soejono 36 tahun konsisten mensponsori ITF Junior. Kalau banyak pihak seperti beliau, prestasi tenis akan meningkat,” ungkap Hary.

Ayah lima anak itu pun memberikan semangat kepada peserta turnamen yang berlangsung hingga 15 Oktober mendatang itu. Dia mengingatkan kepada seluruh peserta, kemenangan bukanlah segala-galanya.

“To all participant keep on your fighting spirit. Winning is not everything, when you’re delegate here basically you’re already a winner,” kata Hary yang genap berusia 52 tahun pada September lalu.

(Ram)



Source link

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *