Adhitya Mulya: Jangan Pernah Tulis Novel Kalau Nggak Tahu Ending






Jakarta – Penulis kenamaan Adhitya Mulya sudah menerbitkan karya-karya fenomenal yang berhasil diadaptasi ke layar lebar. Sebut saja seperti ‘Jomblo’, ‘Testpack’ sampai ‘Sabtu Bersama Bapak’. Bagi para penulis muda, Adhitya memberikan tips-tips.

“Pelajar struktur drama tiga babak. Ini bisa dipakai untuk menulis novel, naskah teater, atau skenario film,” ujar Adhitya ketika mengobrol dengan detikHOT pada Selasa (26/9/2017).

Saran kedua yang dilontarkan ayah dua anak itu mengenai akhir cerita atau ending.

“Jangan pernah memulai menulis novel kalau belum tahu endingnya gimana. Kamu harus tahu nulisnya ke arah mana, biar konvergen,” lanjut Adhitya lagi.

“Kalau nggak tahu harus ke mana akhirnya jangan mulai nulis lah. Setidaknya ending harus konvergen, tidak divergen atau bercabang-cabang,” tambahnya.

Dua saran tersebut yang sangat penting bagi penulis pemula. Dalam menggarap sebuah karya, dia terbiasa membuat beberapa pointer di laptop lalu menuliskannya ke dalam karya tersebut.

“Kalau Dewi Lestari kan pointer di post it trus ditempel, saya nggak bisa kayak gitu. Saya lebih bikin pointer di laptop aja,” pungkasnya.

(tia/nu2)



Source link

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Fatal error: Uncaught exception 'wfWAFStorageFileException' with message 'Unable to verify temporary file contents for atomic writing.' in /home/indone24/beritain.online/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:46 Stack trace: #0 /home/indone24/beritain.online/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(567): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home/indone24/...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig() #2 {main} thrown in /home/indone24/beritain.online/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 46