DPR Lembaga Terkorup Menaikan Anggaran Hingga 7,25 T Naik 70%


Sadis!  Dewan Perwakilan Rakyat dinilai sebagai lembaga paling korup oleh responden dalam survei yang digelar Global Corruption Barometer (GBC) 2017. Survei ini dilakukan oleh Transparency International dengan jumlah 1.000 responden di 31 provinsi. 

Sudah banyak anggota DPR yang diciduk oleh lembaga KPK, Karena itu makanya Fahri Hamzah kerap sekali melecehkan KPK seperti contoh kasus yang baru-baru saja terjadi dimana Fahri berpendapat bahwa kasus korupsi terkait proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) yang ditangani KPK adalah omong kosong.

Berkaca dari tahun 2016 Anggaran DPR Dinilai Tidak Efisien dan Efektif

DPR tidak efisien dan efektif dalam perencanaan anggaran, hal ini ditunjukkan dengan anggaran ajaib yang selalu berulang setiap tahun dan tidak wajar

DPR dianggap tak konsisten serta tidak tertib sehingga bisa ada pengusulan anggaran-anggaran yang berulang dan dianggap tidak wajar. Yang juga disoroti adalah soal pembangunan mega proyek DPR.

Poyek proyek ajaib yang tidak wajar di atas merupakan bentuk pemborosan anggaran negara yang diambil dari uang pajak rakyat yang dapat merugikan keuangan negara dengan harga tidak wajar

CBA (Center for Budget Analysis) melihat DPR RI melalui lembaga Setjen DPR RI, tidak seperti yang diharapkan. Parahnya, malahan ikut-ikutan menghamburkan uang rakyat untuk sekedar proyek-proyekan cleaning service.

Anggaran DPR ini cukup fantastis, kalau boleh dirinci para Anggota DPR cukup sejahtera menerima “Anggaran” untuk mereka pribadi atau untuk urusan yang tidak begitu penting buat rakyat Indonesia. Misalnya seperti :

  • Anggaran untuk pengadaan kelengkapan rumah jabatan anggota, Kelengkapan rumah anggota DPR saja yang bayar adalah uang rakyat, enak sekali bukan hidup mereka?
  • Anggaran pemeliharaan, perawatan medis. Ada pula anggaran pengadaan alat kesehatan dan obat  Disaat banyak rumah sakit yang menolak BPJS, DPR bisa dengan enaknya mendapat fasilitas kesehatan.
  • Anggaran pewangi ruangan, Disaat para pemulung dan para pekerja jalanan merasakan bau, dan panasnya matahari luar, DPR menikmati harumnya area dan sejuknya ac didalam ruangan
  • Anggaran pengadaan dan perawatan kendaraan, Disaat kita harus bekerja, ataupun bahkan menservice dengan ongkos pribadi dari hasil kerja keras untuk kendaraan kita, semisal ban kendaraan bocor, atau ternyata harus ganti oli dsb, Mereka “tidak perlu pusing” karena ada uang rakyat dipakai untuk segala macam urusan mereka tanpa adanya beban itu.
  • Anggaran  pakaian dinas, Bahkan sampai pakaian Dinaspun harus terus diperbaharui, tidak bisa memakai yang lama, setiap tahun harus ada anggaran baju pakaian Dinas.
  • Masih banyak anggaran lain, yang tidak bisa disebut semua

Betapa enak, dan mewahnya fasilitas DPR, betapa nyamannya mereka mengerjakan berbagai macam proyek untuk urusan mereka yang seakan-akan kegiatan itu dibuat-buat. Contoh saja proyek cleaning service diatas.

Dan sekarang mereka meminta kenaikan 70% dari anggaran tahun 2017? Gila! Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR mengajukan bujet Rp 7,25 triliun untuk tahun anggaran 2018. Nilai itu naik 70 persen dari anggaran tahun ini, yang besarnya Rp 4,2 triliun.

Rinciannya adalah sebagai berikut

A. Anggaran untuk untuk satuan kerja (satker) Dewan sebesar Rp 4.870.544.977.000.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk dua program, yakni

  • Program pelaksanaan fungsi DPR sebesar Rp 1.158.260.928.000
  • Program penguatan kelembagaan DPR sebesar Rp 3.712.284.039.000.
  • Total Rp 4.870.544.977.000.

B.  Alokasi anggaran untuk satker setjen sebesar Rp 2.375.971.321.000

Terbagi menjadi dua program. Yakni

  • Program manajemen pelaksana teknis lainnya Setjen DPR sebesar Rp 2.324.869.870.000
  • Program dukungan keahlian fungsi Dewan sebesar Rp 51.101.451.000.
  • Total Rp 2.375.971.321.000

Maka Total usulan anggaran DPR tahun 2018 sebesar Rp 7.246.516.298

Kalau boleh bertanya, fungsi pelaksaan seperti apa sih? Yang tiap tahunnya mengalami kenaikan. Sebegitu pentingkah fungsi DPR untuk rakyat sehingga anggaran terus digenjot?

Begitu juga dengan “Penguatan Kelembagaan DPR” disana, Apa yang mau dikuatin lagi? Bagunan udah berapa kali direnovasi, kurang kuat seperti apa itu bangunan DPR? Atau penguatan apa yang dimaksud disini? Bukannya, malah menjadi lembaga terkorup toh? Sudah menjadi lembaga terkorup, masih berdalih butuh dikuatkan? Terlebih butuh tambahan anggaran?! Wah!

Lalu anggaran manajemen pelaksana teknis, dan  dukungan keahlian fungsi Dewan kedua ini sangat erat kaitannya dengan fasilitas yang saya buat poin diatas. anggaran mewah buat para wakil rakyat untuk mereka yang katanya “membantu rakyat”

Kita hanya bisa menyaksikan betapa bahagianya mereka disana sebagai anggota dewan. Selamat apabila nanti anggaran tersebut pada akhirnya disetujui.

 



Source link

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *