LPS Tutup BPR Nova Trijaya



Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencabut izin usaha PT BPR Nova Trijaya yang berlokasi di Jalan Petogogan II No.39B Blok A2, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ini terhitung sejak tanggal 20 Januari 2017.

Demikianlah siaran pers yang diterima detikFinance dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jumat (20/1/2017)

Pencabutan izin sesuai dengan keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Di mana sesuai regulasinya, LPS menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi.

Dalam rangka pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah PT BPR Nova Trijaya, LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang layak dibayar dan tidak layak dibayar. Rekonsiliasi dan verifikasi dimaksud akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha.

LPS kemudian akan mengambil alih dan menjalankan segala hak dan wewenang pemegang saham, termasuk hak dan wewenang RUPS. LPS sebagai RUPS PT BPR Nova Trijaya akan mengambil tindakan-tindakan sebagai berikut:

– membubarkan badan hukum bank
– membentuk tim likuidasi
– menetapkan status bank sebagai “Bank Dalam Likuidasi”
– menonaktifkan seluruh Direksi dan Dewan Komisaris.

Selanjutnya, hal-hal yang berkaitan dengan pembubaran badan hukum dan proses likuidasi PT BPR Nova Trijaya akan diselesaikan oleh Tim Likuidasi yang dibentuk LPS. Pengawasan atas pelaksanaan likuidasi PT BPR Nova Trijaya tersebut akan dilakukan oleh LPS.

“LPS menghimbau agar nasabah PT BPR Nova Trijaya tetap tenang dan tidak terpancing/terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat menghambat proses pelaksanaan penjaminan dan likuidasi PT BPR Nova Trijaya serta kepada karyawan PT BPR Nova Trijaya diharapkan tetap membantu proses pelaksanaan penjaminan dan likuidasi tersebut,” tulis siaran pers tersebut. (mkj/dna)



Source link

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *