Pemerintah Wajibkan Pemasangan Flow Meter di Sumur Migas


Saat ini Peraturan Menteri terkait hal ini tengah disusun.


VIVA.co.id – Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), IGN Wiratmaja Puja menyatakan bahwa dalam pengukuran kapasitas produksi dan lifting di setiap sumur minyak diwajibkan melakukan pemasangan flow meter. Hal ini dilakukan untuk menjaga keakuratan penghitungan lifting migas dan produksi migas.


Wirat mengatakan bahwa pihaknya tengah menyusun Peraturan Menteri (Permen) tersebut untuk nantinya diwajibkan bagi seluruh pengusaha migas memasangnya.


“Tujuannya dalam rangka pengawasan produksi minyak bumi perlu monitoring, pemasangan flow meter, di setiap wilayah produksi minyak. Jadi ini adalah real time, dan itu langsung terdata,” kata Wirat saat bincang-bincang media, di kantornya, Senin, 28 November 2016.


Wirat menjelaskan, lifting adalah pemurnian setelah produksi migas telah siap jual. Menurut dia, dalam proses ini, penghitungan sering tidak akurat, dikarenakan tidak adanya kewajiban pemasangan alat flow meter sebelumnya.


“Jadi dengan adanya Permen flow meter itu nanti dipasang flow meternya, jadi ada data produksi dan data lifting yang akurat,” kata dia.


Ia menambahkan bahwa yang nantinya bertugas memasang dan mengawasi flow meter adalah Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).


“Karena SKK Migas ditugaskan bertanggung jawab maka penyediaan dan pemasangannya dilaksanakan oleh mereka. Nanti juga dioperasikan oleh SKK Migas,” ujarnya menambahkan.















BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Load More…



Source link

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *