Beri Kuliah Umum di Makassar, Mentan: Kami Arahkan 8.000 Lulusan ke Pertanian



Makassar – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, memberikan kuliah umum di depan ratusan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Di depan 300-an mahasiswa yang sebagian besar berasal dari program studi Pertanian UNM ini, Amran membagi kiat agar para mahasiswa menjadi lulusan yang siap bertarung.

“Siapa yang mau jadi guru, masih sedikit siapa yang mau jadi konglomerat, lumayan banyak. Jadi pejabat?,” tanya Amran di Aula Universitas Negeri Makassar, Jumat(18/11/2016).

“Dari yang angkat tangan itu, dan yang ada di dalam ruangan ini saya minta ubah mindset-nya. Kalian yang lulus dari sini harus bisa jadi manusia petarung, dan berani bertarung untuk pertanian di Indonesia,” tambahnya.

Pada sesi tanya jawab, salah seorang mahasiswa bertanya mengenai banyaknya lulusan baik prodi pertanian atau fakultas pertanian, tidak ada yang mau turun ke lahan pertanian.

“Bagaimana pak, membuat image lulusan pertanian bisa turun jadi petani yang keren,” tanyanya.

Mendengar pertanyaan itu, Mentan Amran tersenyum. Menurutnya lulusan pertanian saat ini sedang diarahkan untuk berkecimpung langsung di lahan pertanian.

“Sekarang kami sedang giring 8.000 lulusan pertanian untuk masuk ke lahan pertanian. Kenapa nggak ada yang minat, karena mindset dulu ketika dia melihat orang tuanya bertani, gagal dan miskin mereka sudah berjanji dalam dirinya untuk tidak jadi petani. Biar enggak kerja pun enggak mau jadi petani,” jelasnya.

“Kalau sudah sarjana dan masih berpikir seperti itu, saya katakan itu mindset yang keliru,” tegas.

Di sela-sela kunjungannya itu, Mentan Amran juga menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan para tokoh ulama dari kampung halamannya.

“Iya ini aku silaturahmi, ketemu tokoh agama dari Indonesia Timur kampung halamanku ini. Karena apa sama seperti ketahanan pangan, kerukunan Indonesia itu harus tetap terjaga,”pungkasnya. (adf/hns)



Source link

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *