Wall Street Negatif



Jakarta – Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) ditutup negatif pada perdagangan Senin. Karena tekanan pada saham perbankan, dan investor menunggu debat perdana calon presiden AS, yaitu Hillary Clinton dan Donald Trump.

Saham-saham bank besar turun, akrena investor khawatir, Deutsche Bank kemungkinan membutuhkan modal tambahan, untuk membayar klaim US$ 14 miliar di AS karena kasus surat berharga properti (mortgage-backed securities).

Harga saham Deutsche Bank di AS turun 7,06% ke titik terendahnya sejauh ini.

Persaingan dua kandidat calon presiden AS efeknya sejauh ini tidak begitu besar, namun bila calon yang unggul tidak sesuai keinginan pelaku pasar saham, maka bursa saham bisa bergerak negatif.

“Wall Street lebih senang dengan Hillary saat ini, karena dia lebih dikenal,” kata Analis, Jake Dollarhide, dilansir dari Reuters, Selasa (27/9/2016).

Meski begitu, banyak yang berpikir bila Clinton menjadi presiden akan berdampak negatif pada perusahaan farmasi. Karena kritik Clinton soal tingginya harga obat di AS.

Pada perdagangan Senin (26/9/2016), indeks Dow Jones turun 0,91% ke 18.094,83. Indeks S&P 500 turun 0,86% ke 2.146,1. Sementara indeks Nasdaq Composite turun 0,91% ke 5.257,49.

Ada sekitar 5,9 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di bawah rata-rata transaksi harian sebanyak 6,8 miliar lembar saham sehari dalam 20 hari terakhir. (wdl/wdl)



Source link

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *