Polisi Bongkar Sindikat Pemalsuan KTP


SURABAYA – Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, berhasil membongkar sindikat pemalsu KTP (kartu tanda penduduk). Dalam kasus ini, polisi telah menangkap dua tersangka.

Kedua tersangka masing-masing bernama Agung Wicaksono (35) warga asal Kabupaten Gresik dan Nana Subianto (42) warga Darmokali, Surabaya. Mereka ditangkap polisi di Jalan Balongsari, Surabaya.

Modus operandinya tersangka Agung menerima pesanan pembuatan KTP palsu dari tersangka Nana, yang merupakan makelar. Kemudian tersangka Agung membuatkan KTP palsu sesuai pesanan sang calo.

(Baca: Polisi Tangkap Pembuat KTP dan KK Palsu di Tangsel)

KTP palsu sendiri dibuat untuk keperluan mengurus perpanjangan STNK. Setiap KTP palsu dipatok dengan harga Rp25 ribu sampai Rp50 ribu oleh tersangka. Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita tujuh lembar KTP palsu, tujuh lembar surat pajak kendaraan dan tujuh BPKB.

“KTP palsu ini hampir identik dengan aslinya. Namun, yang jelas perbedaannya terletak pada hologram karena pelaku tidak bisa membuat,” terang Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Bayu Indra, Minggu (21/8/2016).

Menurut Bayu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat supaya mengurus KTP melalui jalur resmi. Tidak boleh percaya pada pembuatan KTP secara instan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

‪“Tersangka akan dijerat dengan Pasal 263 Ayat (1) KUHP dan atau Pasal 55 Ayat (1) ke 1 huruf e KUHP tentang Pemalsuan Surat. Adapun ancaman hukumannya enam tahun penjara,” tukas Bayu.



Source link

You may also like...

2 Responses

  1. My brother suggested I might like this blog. He was totally right.
    This post truly made my day. You can not
    imagine just how much time I had spent for this info! Thanks!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *